KONTRIBUSI GURU AQIDAH AKHLAK DALAM MEMBINA AKHLAK PESERTA DIDIK DI SDIT AL-IRSYAD AL-ISLAMIYYAH KARAWANG

Authors

  • Umi Kulsum
  • Undang Ruslan Wahyuddin
  • Kasja Eki Waluyo

DOI:

https://doi.org/10.70281/0h31n395

Abstract

Sekolah mempunyai tempat untuk menimba ilmu dan mencetak generasi bangsa. Banyak hal yang didapat dari sekolah dengan melalui program atau kegiatan-kegiatan misalnya seperti kegiatan pembinaan akhlak terhadap peserta didik. Pembinaan akhlak adalah kegiatan yang dapat mempertahanan serta menyempurnakan apa yang telah ada dengan cara berulang-ulang dilakukan.  Pembinaan akhlak dapat dilaksanakan sejak anak usia dini yang dilakukan oleh pihak-pihak tertentu seperti orang tua, guru, lembaga pendidikan, pemerintah ataupun pihak lainnya. Dengan cara langsung agar mereka memiliki akhlak yang baik sebagaimana yang sudah dicontohkan oleh Rasulullah SAW dan menjauhi akhlak yang buruk. Dengan begitu kontribusi guru sangat dibutuhkan dalam pembinaan akhlak peserta didik dengan menjadi suri tauladan dan dengan memberikan perhatian dan kesabaran kepada peserta didik dengan memberikannya pengajaran pengetahuan, dengan berperilaku yang baik dan juga memberikan contoh yang baik atas keterampilan beribadah untuk menciptakan peserta didik dengan perilaku dan keterampilan yang baik pula.

Penelitian yang dilakukan oleh penulis yaitu menggunakan penelitian deskriptif kualitatif dengan mengambil datanya menggunakan metode wawancara, observasi, dan dokumentasi. . Adapun sumber data primer dari penelitian ini adalah, guru aqidah akhlak serta peserta didik SDIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang. Sedangkan untuk data sekundernya penulis menggunakan buku dan jurnal yang berkaitan dengan pembinaan akhlak peserta didik.

Data analisis yang digunakan dalam penelitian ini adalah menggunakan kualitatif melalui analisis data yaitu reduction (reduksi data), data display (penyajian data), dan penarikan kesimpulan (verifikasi.)

Dalam penelitian ini penulis dapat menyimpulkan pembinaan akhlak peserta didik di SDIT Al-Irsyad Al-Islamiyyah Karawang yaitu menggunakan metode-metode diantaranya pembiasaan, menghukum atau menegur yang berperilaku tidak baik, serta evaluasi. Adapun kegiatan pembinaan akhlak yang dilakukan oleh guru aqidah akhlak yaitu dengan melalui proses sholat berjamaah diantaranya sholah dzuhur dan ashar, serta dhuha bersma, dzikir bersama dan murojaah, kampanye poster No Bulliying yang ditempelkan dikelas ataupun dinding jalan tangga, 3S (senyum, sapa, salam) yang selalu dilakukan peserta didik dilingkungan sekolah, dan juga program unggulan antara lain Motivation Days dan Malam Bina Iman dan Taqwa (Mabit) yang dilakukan selama setiap semester 2.

Downloads

Download data is not yet available.

References

Naim Miftahul. (2019). Upaya Guru Aqidah Akhlak Dalam Pembinaan Akhlak Sisswa di Mts Muhammadiyah Metro. 12.

Zalfha Nurina Fadhilah. (2020). Peran Guru Pendidikan Agama Islam Dalam Membina Akhlak Siswa di SMP Islam Al-Hidayah Jatiuwung Tanggerang. Jurnal Mediakarya Mahasiswa Pendidikan Islam, 01(01)

Suradji, M. (2017). Upaya Guru Agama Islam dalam membina akhlak siswa. Media Teliti

Kompas . (2022). Dipetik Maret 12, 2023, dari Kompas.com: https://regional.kompas.com/read/2022/07/24/060600878/kasus-bullying-yang-tewaskan-siswa-sd-di-tasikmalaya-kpai-menduga-pelaku?page=all.

Wahidmurni. (2017). Pemaparan metode penelitian kualitatif.

Sugiyono. (2020). Metode Penelitian Kualitatif. Bandung: Alfhabeta

Downloads

Published

2026-04-16