METODOLOGI PEMAHAMAN HADIS DALAM PENDIDIKAN ISLAM: PENDEKATAN TEKSTUAL DAN KONTEKSTUAL
DOI:
https://doi.org/10.70281/frmqxn83Keywords:
pemahaman hadis, pendidikan islam, pendekatan tekstual, pendekatan kontekstualAbstract
Hadis merupakan sumber ajaran Islam kedua setelah Al-Qur’an yang memiliki peran strategis dalam pembentukan nilai, norma, dan praktik pendidikan Islam. Namun, pemahaman hadis yang bersifat parsial dan tekstual semata berpotensi melahirkan pemaknaan yang kurang relevan dengan dinamika sosial dan kebutuhan pendidikan kontemporer. Artikel ini bertujuan untuk mengkaji metodologi pemahaman hadis dalam pendidikan Islam melalui pendekatan tekstual dan kontekstual secara integratif. Penelitian ini menggunakan metode penelitian kualitatif dengan pendekatan studi kepustakaan (library research), dengan sumber data utama berupa kitab-kitab hadis, literatur ulumul hadis, serta karya-karya pemikir Islam klasik dan kontemporer. Analisis data dilakukan melalui teknik deskriptif-analitis dan komparatif. Hasil kajian menunjukkan bahwa pendekatan tekstual diperlukan untuk menjaga otentisitas dan validitas makna hadis, sementara pendekatan kontekstual berfungsi untuk memahami latar historis, sosial, dan pedagogis hadis agar relevan dengan tujuan pendidikan Islam. Integrasi kedua pendekatan ini menghasilkan metodologi pemahaman hadis yang lebih komprehensif, moderat, dan aplikatif dalam pengembangan kurikulum, strategi pembelajaran, serta pembentukan karakter peserta didik. Dengan demikian, pemahaman hadis secara tekstual-kontekstual menjadi kebutuhan mendesak dalam penguatan paradigma pendidikan Islam yang responsif terhadap tantangan zaman.






