MODEL PENDIDIKAN AKHLAK DALAM LINGKUNGAN VIRTUAL: STUDI KASUS PENGGUNAAN APLIKASI PEMBELAJARAN PAI SELAMA PEMBELAJARAN JARAK JAUH (PJJ)
DOI:
https://doi.org/10.70281/dxwcvc86Keywords:
pendidikan akhlak, pembelajaran daring, PAI, keteladanan virtual, digital parentingAbstract
Transformasi digital dalam dunia pendidikan, khususnya selama masa pandemi COVID-19, membawa tantangan sekaligus peluang dalam pelaksanaan Pendidikan Agama Islam (PAI), terutama pada aspek pendidikan akhlak. Penelitian ini bertujuan untuk mengeksplorasi model pendidikan akhlak berbasis daring yang diterapkan oleh guru PAI di salah satu SMP Negeri di Kota Bengkulu. Dengan menggunakan pendekatan kualitatif deskriptif dan desain studi kasus, data dikumpulkan melalui observasi, wawancara mendalam, dan dokumentasi. Hasil penelitian menunjukkan lima temuan utama: (1) keteladanan virtual guru PAI melalui komunikasi sopan dan nilai-nilai Islami; (2) penggunaan media interaktif seperti video, animasi, dan kuis berbasis nilai; (3) penerapan refleksi daring dan tugas akhlak berbasis pengalaman; (4) kendala interaksi sosial dan emosional siswa; dan (5) pentingnya peran aktif orang tua dalam digital parenting. Meskipun keterbatasan ruang virtual mengurangi intensitas pembinaan karakter secara langsung, guru PAI mampu mengadaptasi pendekatan yang kreatif, sistemik, dan kolaboratif. Penelitian ini merekomendasikan peningkatan kompetensi digital guru, integrasi kurikulum nilai dalam platform daring, serta sinergi antara sekolah dan keluarga dalam membangun pendidikan akhlak berbasis teknologi.






